Asosiasi Internasional Desalinasi dan Penggunaan Kembali Air (IDRA) baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menyelenggarakan Konferensi Global Desalinasi dan Penggunaan Kembali Air 2026. Pemerintah, perusahaan pengelola air, lembaga penelitian, serta perusahaan teknologi lingkungan dari seluruh dunia akan bersama-sama membahas jalur pengembangan pemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan di tingkat global.
Konferensi tahun ini akan mengangkat berbagai isu hangat, antara lain desalinasi air laut, daur ulang sumber daya air, pemulihan air limbah industri, manajemen air cerdas, teknologi pemrosesan membran, serta solusi ramah lingkungan dan rendah karbon, dengan tujuan melakukan diskusi mendalam serta berbagi hasil teknologi terbaru dan studi kasus praktik rekayasa di seluruh dunia.
Seiring dengan semakin meluasnya tantangan keterbatasan sumber daya air di banyak negara dan wilayah di dunia, komunitas internasional terus meningkatkan investasi di bidang desalinasi air laut dan pemanfaatan air limbah yang telah diolah. Konferensi menekankan bahwa melalui inovasi teknologi, manajemen berbasis digital, serta kerja sama internasional, kapasitas tata kelola lingkungan air global akan semakin ditingkatkan, sehingga dapat menyediakan solusi yang lebih stabil dan efisien bagi penyediaan air perkotaan, produksi industri, serta perlindungan ekosistem.
Para pelaku industri berpendapat bahwa desalinasi air laut dan penggunaan kembali air telah menjadi arah pengembangan penting dalam industri pengelolaan air global, sekaligus merupakan komponen utama untuk mewujudkan pemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan.
Sumber: Asosiasi Internasional Desalinasi & Penggunaan Kembali Air (IDRA)